Jumat, 01 Januari 2021

"Apa Anda Berkeberatan Bila Seorang Berteriak Pada Anda?



Seorang headhunter ada di ujung telephone. Ia cari orang kepercayaan CEO / Pemilik untuk usaha kecil, tapi benar-benar sukses. Pada intinya, ia ingin seorang di pembuangannya malam dan siang. Itu tidak terlihat seperti persetujuan besar. Dan pertanyaan selanjutnya tiba..."Apa Anda berkeberatan bila seorang berteriak pada Anda?" Selekasnya sesudah saya dapat melalui alarm mengeluarkan bunyi di kepala saya, dan misi strip komik Dilbert, saya menjawab, "Ya, itu tidak bisa diterima". Headhunter meneruskan, "Yah, ia kemungkinan tidak panggilmu nama, tetapi ia pria yang lumayan keras berkendara dan ia banyak mengusung suaranya".

Ya, ini ialah cerita riil, dan itu ialah pembicaraan pertama saya ini hari. Telah cukup buat memikat dan melipur saya selama seharian. Entahlah bagaimana saya berpikir hari-hari menjerit bos disemayamkan dengan hari-hari mengurus dengan gertakan. Kurasa saya salah! Saya tidak dapat tidak bertanya apa orang ini bahkan juga sudah dengar semua pekerjaan yang dilaksanakan sekitar kepandaian emosional, atau penyimpanan pegawai. Kemungkinan ia tidak membaca.

Pesan untuk bos berteriak...

Peluang, pegawai Anda mempunyai satu kaki keluar pintu. Mereka bahkan bisa saja habiskan beberapa dari hari kerja mereka mengevaluasi e-mail dan posting pekerjaan di beberapa tempat seperti Monster.com.

Anda kehilangan sebagian besar info. Kenapa? Karena tidak ada yang ingin jadi "satu" untuk memberitahukan Anda. Apa yang anda tidak paham bisa sakiti Anda.

Setiap Anda nikmati hiruk-pikuk pekikan pegawai Anda habiskan waktu untuk sama-sama menceritakan, bicara mengenai Anda, serta kemungkinan cari langkah untuk memencet tombol Anda. Kembali juga, Anda sudah jadi selingan.

Bila pegawai Anda sudah mengkondisikan diri mereka untuk mentolerir serta meremehkan pekikan Anda, mereka kemungkinan sudah belajar tidak untuk ambilnya secara individu. Kembali juga, kecocokan anda ialah mengenai ANDA, ego besar Anda, ketidakamanan Anda, dan minimnya kemauan Anda untuk membuat win-win, jalinan yang sama-sama memberikan keuntungan.

Bila perusahaan Anda sukses lepas dari langkah Anda perlakukan pegawai Anda, pikir saja berapa sukses Anda bila pegawai Anda senang tiba bekerja tiap hari.

Dan pada akhirnya, "Apa pekikan anda ongkos anda?" Saya sedang bicara mengenai dalam soal dolar dan sen. Pikir dalam soal pegawai yang tidak produktif, langkah pegawai Anda perlakukan keduanya dan konsumen setia, keuntungan, sokongan kesehatan, serta kemungkinan beberapa sabotase pegawai.

Pokoknya ialah ini...

Bahkan juga militer mengalami ide besar untuk jadi lebih pintar secara emosional. Sersan bor esok akan berlainan dari sersan bor tempo hari.

Apa yang dapat berlainan untuk Anda dan usaha Anda bila Anda stop berteriak dan mulai perlakukan beberapa orang dengan hormat dan bermartabat?

Ini cuman opsi yang kau tahu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.